Skip to main content

Ayat - Ayat Al-Qur'an Tentang Perkembangan IPTEK

Ayat - Ayat Al-Qur'an Tentang Perkembangan IPTEK

Q.S. Yunus  Ayat 101






Artinya : 
Katakanlah: "perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman". 

Isi kandungan surat yunus ayat : 101

  1. Allah memerintahkan kepada kita untuk memperhatikan dan merenungkan kejadian langit dan bumi. 
  2. Alam semesta yang ada ini merupakan bukti kongkrit kekuasaan dan kebesaran allah. dengan mengenal tanda-tanda kekuasaan allah, manusia dapat mengenal allah (ma’rifatullah). ma’rifatullah yang diajarkan kepada manusia adalah mengenal allah swt melalui hasil ciptaan dan sifat-sifat-nya bukan melalui zat-nya. tujuan ma’rifatullah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
  3. Syarat utama untuk menemukan hikmah dan manfaat dari segala apa yang diciptakan allah adalah keimanan.
  4. Pentingnya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. ayat tersebut diawali dengan perintah untuk memperhatikan tanda-tanda kekuasaan allah baik di langit maupun di bumi. dengan memperhatikan ciptaan allah akan menambah keimanan kepada-nya. dengan memperhatikan ciptaan allah akan menambah pengetahuan dan menambah wawasan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia di bumi. 

Q.S. Al-Baqarah Ayat 164 

Artinya :
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran allah) bagi kaum yang memikirkan.

Isi andungan surat al-baqarah ayat 164

  1. Sebagai khalifah allah di bumi, manusia harus memanfaatkan potensinya berupa akal fikiran. 
  2. Dengan menggunakan akal fikirannya, manusia mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan mempermudah kehidupannya.
  3. Allah menyuruh manusia memperhatikan ciptaannya berupa langit, bumi, pergantian siang dan malam, turunnya hujun yang akan menghidupkan bumi dari kekringan, penyebaran hewan, angin dan sebagainya supaya manusia bisa mengambil manfaat darinya dan menyadari kemahakuasaan allah. 

Comments

Popular posts from this blog

Perilaku Terpuji Menjaga Persatuan Dan Kerukunan

MAKNA KESATUAN DAN KERUKUNAN Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata dasar kerukunan adalah rukun yang artinya hubungan persahabatan, damai, dan tidak saling berselisih. Oleh karena itu, tugas pemimpin di dalam pemerintahan antara lain adalah berusaha menciptakan kerukunan hidup beragama. Di dalam kamus yang sama, arti persatuan adalah gabungan yang terdiri atas beberapa bagian yang telah bersatu. Ajaran islam sendiri telah mengatur tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara secara rukun, damai, dan sejahtera (baldatun tayyibah) sebagaimana tujuan hidup manusia yang selalu diucapkan dalam doa yang sangat populer sebagai berikut:                 Artinya: “Dan diantara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Al-Baqarah/2:201) Hadist Nabi Muhammad SAW. Bersabda, “Sesungguhnya setan berkata, “De...

Hukum Islam tentang Mawaris

Pengertian Mawaris Kata mawaris berasal dari kata waris (bahasa Arab) yang berarti mempusakai harta orang yang sudah meninggal, atau membagi-bagikan harta peninggalan orang yang sudah meninggal kepada ahli warisnya. Ahli waris adalah orang-orang yang mempunyai hak untuk mendapat bagian dari harta peninggalan orang yang telah meninggal. Dalam islam terdapat ilmu faraid, yaitu ilmu yang mempelajari tentang warisan dan perhitungannya. Dengan tujuan agar tidak terjadi perselisihan atau perpecahan. Ahli Waris Ahli Waris Perempuan Anak perempuan Cucu perempuan dari anak laki-laki Ibu Nenek dari ibu Nenek dari bapak Saudara perempuan kandung Saudara perempuan bapak Saudara perempuan ibu Istri Wanita yang memerdekakan si pewaris Ahli Waris Laki-Laki Anak laki-laki Cucu laki-laki dari anak laki-laki dan seterusnya Bapak  Kakek dari bapak dan terus ke atas Saudara laki-laki sekandung Saudara laki-laki sebapak Saudara laki-laki seibu Anak laki-laki saudar...